Sunday, September 25, 2011

Mulut kata lain;perbuatannya pun lain juga.

Dulu katanya tak perlu jadi mangsa social network sites. Orang tanya pendapat aku, aku cuma expressing my thoughts dan paling tepat, menjawab soalan. Tapi orang lain datang secara tiba-tiba dan mencantas pendapat aku dengan mengeluarkan statement tersebut. Aku keliru, adakah this person has something against me or dia hanya sekadar memberi pendapat dan aku over-think of it. I leave it that way sebab there's no point of trying to justify when nothing's really significant to be thought over and argue. 


Aku aneh bila kau sendiri benda yang kau kata tak perlu buat dulu. Kau dah lupa statement kau atau pura-pura lupa? Siapa yang jadi mangsa sebenarnya? Atau sekali lagi aku over-think? Pisang berbuah dua kali kah? Lucu. Dan aku tak pasti ayat tu aku keluarkan untuk describekan diri sendiri atau kau. Kau rasa?



p/s: No one is ever sounds stupid speaking in Malay nor is too proud by trying to speak/write in English. Kenapa perlu jadikan bahasa pengantaraan sebagai bahan kutukan terhadap seseorang? Lidah, tangan, otak, akal dan seluruh hidup kita kan cuma pinjaman dari-Nya. Peringatan paling utama untuk diri sendiri. 

0 comments:

LinkWithin